Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang http://journal.sinov.id/index.php/sinov <p><strong>Sinov :</strong> <strong>Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang</strong> E-ISSN: <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20210612321283414" target="_blank" rel="noopener">2797-8044</a> (Online) / P-ISSN:<a title="2656-520X" href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1551416616" target="_blank" rel="noopener"> 2827-8119</a> (print) adalah media informasi penelitian Kabupaten Semarang yang bertujuan membangun sinergitas kelitbangan dalam mendorong dan meningkatkan inovasi, kemajuan pembangunan dan daya saing daerah. Media ini menerima naskah berbasis kajian atau penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi, fokus penelitian di lakukan di kabupaten Semarang yang berasal dari Mahasiswa, Dosen, Praktisi, ilmuan , Lembaga pemerintahan dan Masyrakat umum.</p> Badan Perencanaan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah, Kabupaten Semarang en-US Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang 2656-520X KAJIAN KUALITAS SUSU SAPI TINGKAT PETERNAK DAN PELOPER DI DESA JETAK KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG http://journal.sinov.id/index.php/sinov/article/view/211 <p>Susu yang berkualitas dihasilkan dari ternak yang sehat, manajemen pakan dan pemerahan, serta penanganan pascapanen yang baik. Rantai distribusi susu di Kabupaten Semarang dimulai dari peternak, peloper sampai koperasi yang kemudian didistribusikan ke Industri Pengolahan Susu (IPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas susu di tingkat peternak dan peloper di Desa Jetak, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Penelitian dilaksanakan pada 13 Agustus-</p> <p>17 September 2021 melalui tiga tahap yaitu survei lapangan, penelitian pendahuluan, dan pengujian parameter. Sampel yang digunakan pada penelitian terdiri atas susu segar yang diambil dari peternak sebanyak 20 sampel secara <em>random sampling </em>dan sampel susu dari peloper sebanyak 20 sampel. Parameter yang diuji yaitu uji alkohol, reduktase, pH, berat jenis, dan kadar lemak. Data uji alkohol dianalisis menggunakan <em>Mann-Whitney</em>, sedangkan reduktase, pH, berat jenis, dan kadar lemak dianalisis dengan <em>Independent</em> <em>T-test.</em> Hasil pengujian alkohol, reduktase, pH, berat jenis, dan kadar lemak tidak berbeda (P&gt;0,05) artinya tidak ada perbedaan kualitas susu berdasar uji alkohol, reduktase, pH, BJ, dan kadar lemak baik di tingkat peternak maupun peloper. Berdasar hasil uji alkohol didapatkan 1 sampel positif pada susu tingkat peternak dan 2 sampel positif pada peloper. Rerata hasil reduktase, pH, berat jenis, dan kadar lemak pada sampel susu tingkat peternak secara berturut-turut 6,77 jam; 6,50; 1,029 g/ml; 3,91%. Sementara itu, rerata reduktase, pH, berat jenis, dan kadar lemak pada sampel susu tingkat peloper secara berturut- turut 6,48 jam; 6,48; 1,029 g/ml; 3,79%. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada perbedaan kualitas susu di tingkat peternak dan peloper, kualitas susu tergolong baik dan memenuhi Standar Nasional Indonesia.</p> Indra Maulani Yusup Rahmadi Sugiyono Sugiyono Ismiarti Copyright (c) 2022 Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0 2022-07-26 2022-07-26 5 1 1 12 10.55606/sinov.v5i1.211 PELESTARIAN ADAT DI DESA LOSARI KECAMATAN SUMOWONO http://journal.sinov.id/index.php/sinov/article/view/219 <p>Adat merupakan nilai, keyakinan, norma, atau kebiasaan yang diwariskan oleh leluhur kepada masyarakat dan dilakukan secara berulang-ulang menjadi sebuah tradisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelestarian adat pernikahan dan adat kebiasaan yang ada di Desa Losari, Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang diperoleh melalui catatan tertulis, direkam melalui alat perekam, dan melalui pengambilan foto. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model analisis interaktif mengalir, yang meliputi: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu adat yang masih dilestarikan di Desa Losari, meliputi: (1) pernikahan adat di Desa Losari, dalam prosesi pernikahan menggunakan adat Jawa yang masih dilestarikan mulai dari acara pranikah yang meliputi: <em>nontoni</em>, <em>petung</em>/perhitungan tanggal, memberikan mas kawin/<em>seserahan</em>, pasang janur, <em>sungkeman, siraman, adol dawet</em>, dan <em>midodAreni</em>, selanjutnya acara inti yang meliputi: <em>ijab kabul, resepsi, panggih, balangan gantal, ngidak endhok, wijikan, sindur, bobot timbang, kacar-kucur, dulangan, ngunjuk rujak, sungkeman</em>, serta acara penutup meliputi pengajian dan doa yang disampaikan oleh Pak Ustadz; (2) adat kebiasaan, meliputi: <em>telonan, tingkeban, sadranan ruwahan, suronan, muludan, berjanji, </em>serta <em>merti desa</em>.</p> Putri Camilla Linda Putri Sarifah Safira Salsabila Izzati Ulinnuha Alil Rinenggo Copyright (c) 2022 Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0 2022-07-26 2022-07-26 5 1 89 99 10.55606/sinov.v5i1.219 PERSPEKTIF SISWA SMA NEGERI 1 TENGARAN TENTANG PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS ONLINE SELAMA PANDEMI COVID-19: MASALAH DAN TANTANGAN http://journal.sinov.id/index.php/sinov/article/view/216 <p>Pandemi Covid-19 menyebabkan pembelajaran <em>online </em>dilakukan sebagai suatu solusi. Pembelajaran bahasa Inggris pun terdampak kondisi tersebut. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif siswa dalam belajar Bahasa Inggris <em>online </em>dan mengeksplorasi masalah serta tantangan yang dihadapi siswa selama pembelajaran Bahasa Inggris <em>online</em>. Penelitian kualitatif ini menggunakan instrumen wawancara, observasi dan dokumentasi untuk memperoleh data. Sampel dari populasi sebanyak 22 siswa kelas 12 MIPA 1 dan 2 SMA Negeri 1 Tengaran, Kabupaten Semarang yang dipilih secara acak. Data dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki perspektif negatif terhadap pembelajaran Bahasa Inggris <em>online </em>meskipun masih didapati siswa yang berpandangan positif. Selama pembelajaran Bahasa Inggris <em>online</em>, mereka menghadapi beberapa tantangan besar antara lain sulitnya menerima materi, siswa tidak fokus dan tidak berkonsentrasi saat pembelajaran Bahasa Inggris <em>online </em>berlangsung, merasa bosan, dan siswa tidak memiliki cukup waktu untuk mengerjakan tugas. Ada tujuh hal yang sulit ditangani dan menghambat siswa dalam belajar. Permasalahan tersebut yaitu koneksi dan kuota internet, pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru sangat memberatkan, siswa merasa kurang antusias, sulit fokus dan konsentrasi, sulit memahami materi, interaksi yang kurang baik dan terbatas, dan siswa merasa praktek Bahasa Inggris sangat kurang dalam pembelajaran <em>online</em>.</p> Eni Suriyah Marisa Fran Lina Copyright (c) 2022 Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0 2022-07-26 2022-07-26 5 1 66 77 10.55606/sinov.v5i1.216 PREVALENSI DIABETES DISTRESS DAN ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES DISTRESS PADA PASIEN DM TIPE 2 DI PUSKESMAS KABUPATEN SEMARANG http://journal.sinov.id/index.php/sinov/article/view/214 <p>Diagnosis Diabetes Melitus (DM) sering menyebabkan pasien pada kondisi rentan terjadi stres yang disebabkan pasien merasa kesulitan dengan banyaknya tuntutan perawatan diri dengan DM. Tuntutan perawatan diri ini mengharuskan pasien DM untuk dapat menyesuaikan diri yang kemudian dapat menimbulkan ketidaksanggupan sehingga dapat berdampak buruk pada kesehatan dan risiko komplikasi. Kondisi inilah yang disebut dengan <em>Diabetes Distress</em>. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui prevalensi <em>Diabetes Distress </em>dan faktor yang berhubungan dengan kejadian <em>Diabetes Distress </em>di Puskesmas Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian <em>Diabetes Distress </em>pada pasien DM Tipe 2. Proses pengambilan sampel dengan teknik a<em>ccidental sampling </em>di Puskesmas Kabupaten Semarang. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi logistik metode <em>Backward </em>untuk mengetahui hubungan sebab-akibat dengan menentukan nilai Y (<em>Diabetes Distress</em>) dan untuk menaksir nilai-nilai yang berhubungan dengan X (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, lama menderita DM, dan penyakit penyerta). Metode <em>Backward </em>digunakan untuk mendapatkan variabel yang paling berhubungan dengan kejadian <em>Diabetes Distress. </em>Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi <em>Diabetes Distress </em>pada penelitian ini yaitu sebesar 36% pasien mengalami <em>distress </em>ringan, 57,6% pasien mengalami <em>distress </em>sedang dan 6,4% <em>distress </em>berat. Variabel durasi menderita DM menjadi faktor yang paling berhubungan dengan kejadian <em>Diabetes Distress </em>(p=0,039). Pasien diabetes dengan durasi menderita DM ≥ 5 tahun berisiko 2,145 kali lipat mengalami <em>Diabetes Distress</em>.</p> Ummu Muntamah Wulansari Copyright (c) 2022 Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0 2022-07-26 2022-07-26 5 1 44 53 10.55606/sinov.v5i1.214 POTENSI PENGEMBANGAN SENTRA INDUSTRI PAKAN TERNAK DI KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG http://journal.sinov.id/index.php/sinov/article/view/212 <p><em>Getasan Subdistrict with hilly topography with a high altitude and located on the slopes of Mount Merbabu is the main focus of ruminant husbandry in Semarang Regency with production of 100% pigs and 63.60% dairy cows. The farm feed industry center is expected to be a solution to increase the quantity and quality of livestock, especially ruminants in Getasan Subdistrict and Semarang Regency. The purpose of this study is to examine the extent to which the opportunity for the establishment of an animal feed industrial center in Getasan Subdistrict, Semarang Regency is seen from the existing potential and limitations. To see the potential and limitations of the study area in the development of animal feed centers, a qualitative approach was used in this study. A phenomenological descriptive methods was used for this study. Collecting data by compared theories with field condition observations and some interviews. Analysis of potential competitive advantage, location analysis and analysis of stages of business development capabilities are carried out to support the achievement of the writing objectives. From the results of the analysis of competitive potential, there are four factors that support the feasibility of developing animal feed industrial centers, namely the level of large regional economic potential; utilization efficiency of regional economic potential; the attractiveness of the region for a large population, especially in agriculture and animal husbandry; attractiveness of areas for businesses that are supported by tourism and accommodation destinations, but the level of innovation in the regional economy is still lacking so it needs the support of third parties and academics. Based on Weber's location theory, Getasan Subdistrict meets the potentials by the factors of raw materials, labor and potential local consumers. It is necessary to divide the analysis of the stages of business development for the animal feed industry center which is divided into four stages, namely: piloting, main business development, network expansion, and business diversification. The gift of nature, the availability of raw materials and a large local market potential are the main strengths.&nbsp;</em></p> A. Aru Hadi Eka Sayoga Copyright (c) 2022 Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0 2022-07-26 2022-07-26 5 1 13 27 10.55606/sinov.v5i1.212 IDENTIFIKASI POPULASI POHON AREN (Arenga pinnata) SEBAGAI POTENSI UTAMA PRODUK KREATIF DESA WISATA BRANJANG UNGARAN http://journal.sinov.id/index.php/sinov/article/view/220 <p>Desa Branjang merupakan desa wisata yang terdapat di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Desa Branjang ditetapkan sebagai Desa wisata dalam Keputusan Bupati Semarang Nomor 556/ 0389/ 2020 tanggal 25-09-2020. Ditetapkannya Desa Branjang sebagai desa wisata ini diharapkan dapat memberikan peluang pada masyarakat untuk memanfaatkan potensi-potensi yang ada untuk mendukung keberlangsungan kegiatan pariwisata. Salah satu potensi utama di Desa Branjang adalah pohon Aren, Aren merupakan salah satu jenis tumbuhan palma yang memproduksi buah, nira dan pati atau tepung di dalam batang dan dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data Pohon Aren beserta pemiliknya dan pemanfaatan yang dilakukan masyarakat Desa Branjang untuk mengetahui potensi yang dimiliki. Metode yang digunakan adalah wawancara, pengambilan sampel di lapangan atau inventarisasi dan identifikasi jumlah populasi pohon Aren di Desa Branjang. Dalam penelitian ini menunjukan bahwa pohon Aren mempunyai banyak kemanfaatan, mulai dari buah sampai batangnya yang dimanfaatkan oleh masyarakat Branjang dengan kreatifitasnya.</p> Pranoto Abdul Charis Ahmad Zidane Alwi Lintang Ayu Arianti Wilda Wufqi Nur Hidayat Copyright (c) 2022 Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0 2022-07-26 2022-07-26 5 1 100 111 10.55606/sinov.v5i1.220 DAMPAK MENJAMURNYA MINIMARKET BERJEJARING DI KECAMATAN AMBARAWA TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG PASAR PROJO AMBARAWA http://journal.sinov.id/index.php/sinov/article/view/217 <p>Penelitian ini bertujuan membandingkan pendapatan pedagang di Pasar Projo Ambarawa sebelum dan sesudah menjamurnya Minimarket Berjejaring di Kecamatan Ambarawa. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa 66% responden pedagang menyatakan keberadaan minimarket berjejaring sangat berpengaruh terhadap penurunan pendapatan. Dari hasil Uji Beda membuktikan bahwa terdapat perbedaan rata-rata pendapatan pedagang di Pasar Projo Ambarawa sebelum dengan sesudah menjamurnya minimarket berjejaring. Rata-rata pendapatan pedagang Pasar Projo Ambarawa sebelum menjamurnya minimarket berjejaring sebesar Rp.666.300,-/ hari. Sementara setelah menjamurnya minimarket berjejaring rata-rata pendapatan pedagang Pasar Projo Ambarawa menurun drastis menjadi Rp. 289.700,- / hari atau turun sebesar 56,52 %.</p> Irwansyah Djohan Copyright (c) 2022 Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0 2022-07-26 2022-07-26 5 1 78 88 10.55606/sinov.v5i1.217 URGENSI PENGAWASAN METROLOGI LEGAL DALAM MEWUJUDKAN KABUPATEN SEMARANG YANG TERTIB UKUR http://journal.sinov.id/index.php/sinov/article/view/215 <p>Kewenangan dan tanggung jawab pelaksanaan tera/tera ulang dan pengawasan metrologi legal sebagai upaya perlindungan konsumen telah dilimpahkan dari pemerintah provinsi ke pemerintah kabupaten/kota sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. UPTD Metrologi Legal Kabupaten Semarang telah melaksanakan kegiatan metrologi legal secara mandiri sejak 14 Februari 2019. Kajian ini diharapkan dapat memberikan informasi terkait pelaksanaan tera/tera ulang dan pengawasan kemetrologian di wilayah Kabupaten Semarang. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah meliputi urgensi pelaksanaan pengawasan metrologi legal di Kabupaten Semarang, faktor penghambat, serta solusi dalam mengatasi faktor- faktor tersebut sebagai upaya mewujudkan daerah tertib ukur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka dan studi kasus di Kabupaten Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan pengawasan metrologi legal di Kabupaten Semarang sangatlah penting. Kendala yang dihadapi oleh UPTD Metrologi Legal berupa belum tersedianya SDM Pengawas Kemetrologian, rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban Alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapan (UTTP), serta kurangnya sarana dan prasarana. Pelaksanaan pengawasan metrologi legal sebagai bentuk perlindungan konsumen berperan penting dalam penilaian Daerah Tertib Ukur.</p> Nurti Lestari Copyright (c) 2022 Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0 2022-07-26 2022-07-26 5 1 54 65 10.55606/sinov.v5i1.215 MENELISIK KETAHANAN KEWIRAUSAHAAN DAN KETAHANAN ORGANISASI MENUJU UMKM TANGGUH DI KABUPATEN SEMARANG http://journal.sinov.id/index.php/sinov/article/view/213 <p>UMKM tangguh dapat dipengaruhi dari kuatnya ketahanan kewirausahaan dan ketahanan</p> <p>organisasi dalam menghadapi tantangan dinamika kompetisi usaha. Diskusi studi ini bertujuan menganalisis keberhasilan kemampuan proaktif cerdas penjual dalam menjembatani ketahanan kewirausahaan dan ketahanan organisasi pada UMKM yang tangguh, serta pengaruh moderasi turbulensi lingkungan dari hubungan kemampuan proaktif cerdas penjual menuju UMKM tangguh. Sejumlah 186 responden dijadikan <em>sample </em>ke pelaku usaha UMKM, teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan wawancara. Analisis jalur majemuk SEM-PLS digunakan dalam penelitian ini, dimana kemampuan proaktif cerdas penjual dijadikan mediasi dan tubulensi lingkugan sebagai fungsi moderasi. Hasil studi ini terdapat korelasi positif dari ketahanan kewirausahaan dan organisasi pada kemampuan proaktif cerdas penjual, hubungan positif kemampuan cerdas penjual pada UMKM tangguh dan dampak positif pengaruh langsung ketahanan kewirausahaan kepada UMKM Tangguh. Namun terdapat hubungan negatif dari moderasi turbulensi lingkungan maupun hubungan ketahanan organisasi pada UMKM tangguh. Kontribusi konseptual model studi ini memberikan stimulus positif dalam mengukur ketahanan bagi UMKM yang diperoleh dari faktor internal dan gangguan eksternal.</p> Roymon Panjaitan Nada Trasthya Ibaneza Copyright (c) 2022 Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0 2022-07-26 2022-07-26 5 1 28 43 10.55606/sinov.v5i1.213 ANALISIS KORELASI ANTARA RATA-RATA LAMA TAMU MENGINAP, JUMLAH PENGUNJUNG OBYEK WISATA DAN PENDAPATAN DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN SEMARANG http://journal.sinov.id/index.php/sinov/article/view/221 <p>Pariwisata sebagai salah satu pilar perekonomian Kabupaten Semarang, telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan pembangunan. Hal ini tidak terlepas dari peranan jasa akomodasi dan obyek wisata yang menjadi penyokong sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara variabel rata-rata lama tamu menginap pada jasa akomodasi (RLM), banyaknya pengunjung obyek wisata dan Pendapatan Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Semarang terutama pada sektor Akomodasi, makan dan minum. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari BPS Kabupaten Semarang yang berupa variabel RLM dan PDRB, sedangkan jumlah pengunjung obyek wisata merupakan data sektoral dari Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang. Dari hasil penelitian menggunakan korelasi Spearman (Rho) menunjukkan adanya korelasi yang sangat kuat antara variabel RLM dan PDRB sektor akomodasi, makan dan minum.</p> Annie Yuliati Siti Purwati Copyright (c) 2022 Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang https://creativecommons.org/licenses/by-nd/4.0 2022-07-26 2022-07-26 5 1 112 119 10.55606/sinov.v5i1.221